13
Apr
10

Mengapa Keju Ada yang Bolong-Bolong?


Keju adalah salah satu produk susu yang paling penting dan banyak dikonsumsi. Diperkirakan ada lebih dari 3000 jenis keju di seluruh dunia, yang berasal dari Perancis, Jerman, Belanda, Denmark, Swiss, Italia, Inggris, Amerika Serikat, dan negara-negara Eropa lain.

Tetapi pernahkah kalian menemukan keju yang bolong-bolong sepertu yang biasa kita liat di gambar-gambar atau di film kartun?

Keju bolong biasa ditemukan di Swiss, penyebab lubang-lubang ini adalah karena bakteri propioni. Bakteri ini umumnya terdapat pada keju balokan, Limburger dan Liderkanz. Bakteri propioni memberikan rasa manis dan gurih pada keju.

Keju dibuat dari susu yang diasamkan. Proses pengasaman itu dibantu oleh ragi dan bakteri. Saat keju menjalani masa pengawetan, bakteri-bakteri propioni mengeluarkan semacam gas. Gelembung-gelembung gas inilah yang membentuk lubang-lubang bundar pada keju Swiss.

Karena lubang-lubang ini, keju Swiss jadi begitu unik dan khas. Beberapa jenis keju lain memperoleh bentuk yang khusus serta rasa tersendiri dari jamur tertentu.

Urat-urat biru yang tampak pada keju Roquefort disebabkan oleh jamur Penicillium roquefortii. Jamur ini membuat permukaan keju menjadi licin.

Sedang keju Camemberti ditumbuhi jamur putih kelabu bernama Penicillium camemberti. Jamur ini menyebabkan warnanya menjadi kekuning-kuningan.

Sejarah Keju

Keberadaan keju dimulai ketika seorang penggembala sapi menemukan susu yang disimpannya dalam tas dari kulit kambing, membeku dan terfermentasi ketika tertinggal di gua. Seorang pria lapar memakan gumpalan susu tadi dan menyukai rasanya.

Sejak itu susu sengaja difermentasi untuk menghasilkan makanan yang kemudian kita kenal sebagai keju. Dahulu kala para petani menyimpan sisa susu dan membiarkannya menggumpal. Setelah itu, gumpalan keju dipukul-pukul menggunakan tangkai pohon, dibungkus, dan ditindih dengan batu sambil dibiarkan menjadi kering di terik matahari.

Untuk memberi rasa, keju kemudian diperciki dengan garam. Di abad 20, para industriawan mengubah cara tradisional itu. Mereka memperkenalkan banyak jenis keju baru yang kaya rasa. Keju termasuk protein yang tinggi nilai gizinya. Keju juga menghasilkan energi yang besar.

Di dalamnya terkandung kalsium dan phosphorus, terutama keju-keju yang dimasak. Keju sangat baik untuk menggantikan susu terutama bagi mereka yang tidak menyukai susu.

Sumber: puteripratiwi.wordpress.com


3 Responses to “Mengapa Keju Ada yang Bolong-Bolong?”


  1. 13 April 2010 pukul 11:08 PM

    Bolong2 di keju supaya jerry bisa ngumpet kalo tom nyari2 dia

    salam

    http://thomasandrianto.wordpress.com/2010/04/12/p-s-i-love-you/

  2. 18 April 2010 pukul 11:16 PM

    sy pernah baca tulisan ini di kaskus..

    om.. tulisan made in Sendiri yg mana..?? pengen baca.. pasti mangstab..!!

    halim inside

  3. 3 budi utomo
    6 Juli 2013 pukul 12:28 PM

    lubang di keju disebabkan kentut bakteri. . lol🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Salam

Sekarang Pukul Berapa yah? :-/, Liat di sini Ajah

Tulisan yang aku buat

Chat sama Yang Punya Blog

Waktu Salat Batam

Kalau udah masuk jangan lupa salat yah :)

Mari Kita Memperdalam Islam. :)

"Biarlah Sedikit, Namun Bermakna"

Asmaul Husna

Radio :-)

Usil -Usilan

Coba tes kecocokan kalian :). tapi jangan terlalu dipercaya loh, bisa syirik ntar :D

Bisa Gak Kamu Menyentuh "Orang Rambut Putih?"

Coba deh Kamu Perhatikan Bolanya, Ada yang Ajaib Ntar

%d blogger menyukai ini: